Welcome to my blog guys..

Ketahui Seputar Perawatan Sehabis Operasi Hernia

Perawatan sehabis operasi hernia perlu dilaksanakan  secara tepat sebab  dapat menilai  lamanya proses pemulihan dan menurunkan risiko terjadinya komplikasi. Jadi, supaya  penyembuhannya baik dan Anda dapat  segera menjalani kegiatan  kembali, ketahui teknik  perawatan pasca operasi hernia yang benar.

Hernia adalah kondisi saat  organ tubuh menonjol keluar dampak  melemahnya jaringan ikat sampai-sampai  tidak dapat  menahan organ tersebut. Kondisi ini lazimnya  ditandai dengan benjolan yang hilang-timbul di unsur  tubuh tertentu, laksana  perut, pusar, atau selangkangan.



Hernia tidak tidak jarang  kali  berbahaya. Dokter seringkali  akan menganjurkan  operasi hernia bila   benjolan telah  semakin besar, disertai nyeri, atau sudah  mengganggu faedah  organ. Operasi hernia sendiri dapat dilaksanakan  dengan kiat  bedah tersingkap  atau dengan laparoskopi.

Sebagian besar penderita hernia bisa  kembali beraktivitas normal dalam masa-masa  1-2 minggu sesudah  operasi. Namun, urusan  ini tergantung pada kondisi jasmani  Anda, jenis operasi yang dilakukan, dan bagaimana teknik  Anda mengerjakan  perawatan sesudah  operasi hernia.

Perawatan yang Perlu Dilakukan Setelah Operasi Hernia
Perawatan yang benar bisa  mempercepat proses pemulihan dan menangkal  terjadinya komplikasi. Berikut ini ialah  beberapa urusan  yang butuh  Anda kerjakan  selama perawatan sesudah  operasi hernia:

1. Konsumsi makanan berserat
Setelah dokter meyakinkan  situasi  Anda telah  stabil, Anda bisa  mulai mengonsumsi makanan padat. Jenis makanan yang disarankan ialah  makanan kaya serat, laksana  kacang-kacangan, sereal, buah-buahan, kentang, dan brokoli.

Tujuan mengonsumi makanan berserat ialah  agar Anda dapat  buang air besar dengan fasih  dan feses lebih gampang  dikeluarkan, sampai-sampai  Anda tidak butuh  mengejan terlampau  keras. Dengan begitu, rongga perut kita  tidak mendapatkan desakan  secara berlebihan.

2. Perbanyak konsumsi air putih
Anda juga disarankan  untuk minum 8-10 gelas air putih per hari. Selain menolong  melancarkan pencernaan dan menciptakan  feses lebih lunak, air putih juga berfungsi  untuk menjaga ekuilibrium  cairan tubuh dan menangkal  dehidrasi yang barangkali  terjadi sesudah  operasi.

3. Berjalan dan bergerak secara rutin
Setelah operasi hernia, Anda dianjurkan  untuk teratur  berjalan atau bergerak guna menangkal  pembekuan darah dan menolong  proses penyembuhan. Meski begitu, hindari dulu olahraga yang terlampau  berat, contohnya  jogging atau angkat beban, untuk menangkal  luka jahitan tersingkap  kembali.

Untuk permasalahan  hernia yang lebih perumahan  atau tidak jarang  kambuh, hindari berbagai kegiatan  berat paling tidak  sekitar  6 bulan sesudah  operasi.

4. Ganti perban secara rutin
Ganti perban secara teratur  sesuai tuntunan  dokter. Pastikan kita  selalu membasuh  tangan dengan sabun sampai  bersih sebelum mengubah  kasa atau perban di lokasi  luka operasi. Hal ini bertujuan untuk menangkal  terjadinya infeksi pada luka operasi.

5. Konsumsi obat pereda nyeri
Rasa nyeri tidak jarang  kali dialami  selama sejumlah  minggu kesatu  sesudah  operasi. Namun, Anda bisa  meredakan rasa nyeri itu  dengan mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri, laksana  paracetamol, ibuprofen, atau obat antinyeri lainnya yang diresepkan oleh dokter.

Rasa nyeri pun  sering hadir  saat kita  batuk atau bersin. kita  dapat meminimalisir  nyeri itu  dengan menyerahkan  sedikit desakan  pada permukaan luka operasi dengan tangan atau bantal ketika  batuk atau bersin.

Di samping  itu, ada sejumlah  hal yang butuh  Anda hindari sesudah  menjalani operasi hernia. Berikut ialah  hal-hal yang butuh  Anda simaklah  selama perawatan pasca operasi hernia:

Hindari mengusung  benda berat atau melakukan kegiatan  yang berlebihan, sekitar  4-6 minggu.
Hindari mandi dengan teknik  berendam, hingga  perban dan jahitan telah  dilepas. Perban seringkali  dilepas pada hari kelima sesudah  operasi, sementara  jahitan dilepas pada hari ketujuh sesudah  operasi.
Jangan dulu bersangkutan   seksual, paling tidak  sekitar  2 minggu.
Jangan merokok, sebab  dapat menambah  risiko terjadinya infeksi dan menghambat proses pengobatan  luka.
Hindari mengemudikan  kendaraan, paling tidak  sekitar  2-3 hari sesudah  operasi. Hal ini sebab  pengaruh obat bius dan pereda nyeri dapat menciptakan  Anda merasa pusing, mengantuk, tidak fokus, atau susah  mengingat.
Hindari mengonsumsi alkohol, sebab  dapat menghambat pemulihan.
Hindari mengenakan pakaian yang terlampau  ketat, supaya  bekas luka tidak tergesek sampai-sampai  sulit sembuh.
Berbagai Risiko Komplikasi Setelah Operasi Hernia
Operasi hernia adalah prosedur operasi yang aman dilakukan. Namun, setiap formalitas  pembedahan tetap mempunyai  risiko. Berikut ini ialah  beberapa komplikasi yang barangkali  terjadi sesudah  operasi hernia:

Infeksi luka operasi.
Terbentuknya bekuan darah atau emboli yang bisa  mengalir ke paru-paru melewati  pembuluh darah.
Gangguan faedah  ginjal.
Gangguan saraf (neuralgia) yang memunculkan  nyeri atau kesemutan di perut, kaki, atau pangkal paha.
Hernia kambuh kembali.
Terbentuknya seroma (penumpukan cairan) atau hematoma (penumpukan darah) di dekat  area yang di dekat  area yang dioperasi.
Nyeri berkepanjangan sesudah  operasi, tetapi  jarang terjadi.
Perawatan yang tepat sesudah  operasi hernia bisa  menghindarkan kita  dari komplikasi dan menciptakan  pemulihan lebih cepat. Oleh sebab  itu, ikutilah selalu tuntunan  dokter mengenai teknik  merawat luka operasi, pola santap  yang dianjurkan, dan kegiatan  yang butuh  dihindari.

Jika sesudah  operasi Anda merasakan  sakit perut yang parah, demam, muntah, atau luka operasi bengkak dan terbit  cairan berbau, segeralah periksakan ke dokter guna  mendapatkan penanganan lebih lanjut.
0 Comments